Tahap Perkembangan Anak Menurut Para Ahli Psikologi

Tahap Perkembangan Anak Menurut Para Ahli Psikologi

TheKops May 11, 2020

Mengetahui tahap perkembangan anak sangatlah penting agar sebagai orangtua, guru dan pihak terkait lainnya tahu bagaimana memperlakukan anak sebagaimana mestinya sesuai dengan umurnya. Ada banyak sekali teori perkembangan yang dikemukakan oleh para ahli salah satunya ahli psikologi. Berikut ini tahap perkembangan anak menurut para ahli psikologi yang wajib Anda ketahui dan pahami.

1. Tahap perkembangan anak menurut Erick Erickson
Erick Erickson merupakan ahli psikologi yang turut andil mengemukakan gagasannya. Menurut Erick tahap perkembangan manusia dipengaruhi oleh interaksi sosial dan juga budaya masyarakat lingkungan. Berikut ini gagasan tahap perkembangan anak menurut Erick selengkapnya.
a. Tahap bayi (umur 0-1 tahun)
Pada tahap ini bayi cenderung belum terlalu banyak bergerak namun setidaknya ada tahap sensori oral yang ditandai oleh dua jenis inkorporasi yakni tahap receiving (mendapat) dan accepting (menerima).
b. Tahap anak (umur 1-3 tahun)
Pada tahap ini anak cenderung sudah aktif bergerak mengekspresikan diri serta aktif untuk belajar hal-hal baru. Meski begitu, anak juga belajar bagaimana mengontrol atau membatasi diri dengan bimbingan orang lain.
c. Tahap bermain (umur 3-6 tahun)
Pada tahap ini anak lebih berkembang dengan mulai belajar keterampilan bahasa, meningkatnya imajinasi da rasa ingin tahu serta kemampuan untuk menentukan tujuan.
d. Tahap sekolah (umut 6-12 tahun)
Pergaulan anak menjadi lebih meluas ketika memasuki usia sekolah. Pada tahap ini pula keingintahuan anak menjadi lebih besar serta memiliki keinginan kuat untuk memperjuangkan apa yang diinginkan.
e. Tahap adolesen (umur 12-20 tahun)
Tahap ini merupakan tahap yang paling penting menurut Erick lantaran pada tahap ini manusia akan memasuki tahao dimana harus mencapai tingkat identitas ego yang baik melalui pencarian identitas.
f. Tahap dewasa (umur 20-30 tahun)
Pengalaman yang didapat pada tahap adolesen menjadi bekal yang dibutuhkan ketika tahap dewasa awal. Pada tahap ini, manusia mulai mengenal cinta dan urusan seksual.
g. Tahap tua (umur >65 tahun)
Usia tua memang dianggap usia yang tak lagi produktif dan kreatif namun pada tahap ini tingkat kebijaksanaan seseorang mencapai tahapan yang matang sehingga mampu menjadi panutan diantara lainnya.
2. Tahap perkembangan anak menurut Sigmund Freud
Sigmund Freud merupakan ahli psikologi yang paling terkenal dengan teori kontroversialnya. Menurut Freud tahap perkembangan ini berpengaruh pada kepribadian seseorang. Berikut ini gagasan Freund selengkapnya.
a. Tahap Oral
Pada tahap oral, hampir sama dengan pendapat Erick bayi memiliki gerakan yang cukup terbatas hanya berkutat pada gerakan disekitar mulut.
b. Tahap Anal
Pada tahap ini seorang anak mulai belajar mengendalikan kebutuhan dirinya. Berhasil tidaknya pada tahap ini menurut Freud sangat tergantung pada cara orangtua melakukan pendekatan ketika melatih anak.
c. Tahap Phalic
Pada tahap ini seorang manusia mampu membedakan antara laki-laki dan perempuan serta mulai timbul rasa kecemasan tatkala dihukum oleh ayahnya.
d. Tahap Latent
Tahap ini seseorang mampu untuk mengeksplorasi energi seksualnya namun lebih memilih untuk mengarahkan pada hal yang lebih penting seperti berinteraksi sosial serta pendidikan.
e. Tahap Genital
Pada tahap ini, keinginan seksual seseorang mencapai puncaknya sehingga lebih memilih untuk melampiaskannya. Tujuan tahap ini menurut Freud adalah untuk menetapkan keseimbangan diantara bidang kehidupan.
Itulah tahap perkembangan anak menurut para ahli psikologi khususnya Erick Erickson dan Sigmund Freud. Meski sedikit berbeda gagasan antara Erick dan Freud namun, keduanya memilki tujuan yang sama. Semoga bisa menjadi acuan untuk perkembangan dunia pengetahuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *