Perbedaan Program Asuransi Konvensional Vs Asuransi Syariah

Perbedaan Program Asuransi Konvensional Vs Asuransi Syariah

TheKops April 29, 2021

Bagi Anda yang masih ragu untuk menggunakan asuransi konvensional dikarena alasan agama, saat ini sudah ada program asuransi syariah yang bisa Anda temukan di berbagai jasa layanan asuransi. Bahkan ada banyak juga perusahaan asuransi yang mengkhususkan dirinya untuk melayani program asuransi syariah ini.
Sebelum Anda memutuskan untuk menggunakan asuransi sayriah atau konvensional, Anda harus paham betul mengenai keduanya. Keduanya ternyata memiliki perbedaan yang mana masing-masing dari jenis asuransi ini mempunyai kelebihan dan kelemahan.

Perbedaan Asuransi Konvesional dan Asuransi Syariah
Tidak bisa dipungkiri lagi apabila program asuransi menjadi salah satu hal yang banyak peminatnya saat ini. Baik secara pribadi maupun dari perusahaan sudah mendaftarkan karyawannya untuk mengikuti program asuransi. Ada dua jenis program asuransi yang bisa Anda ikuti, yaitu asuransi syariah dan konvesional. Keduanya memiliki beberapa perbedaan seperti berikut ini, yaitu :
1. Prinsip dasar
Pada dasarnya baik secara syariah atau konvesional, kedua program asuransi tersebut memiliki prinsip kerja yang berbeda. Pada asuransi syariah pertanggungan risiko dibebankan pada perusahaan asuransi dan peserta asuransi. Peserta harus saling membantu mengumpulkan dana yang akan dikelola dengan cara membagi risiko pada perusahahan dan peserta asuransi.
Sedangkan untuk program asuransi secara konevsional, pemindahan risiko dari peserta ke perusahaan bersifat penuh. Dengan begitu, asuransi akan menanggung semua risiko atas nama tertanggung baik untuk aset, jiwa dan kesehatan. Hal ini juga berpedoman pada catatan yang sedang berlaku.
2. Akad perjanjian
Pada asuransi syariah, akad atau perjanjian dilandaskan pada takaful yaitu tolong menolong. Apabila terjadi sebuah masalah atau musibah pada salah satu peserta maka peserta lain akan ikut membantu dengan menggunakan dana tabarru atau dana sosial.
Pada sistem konvesional menggunakan prinsip akad tabaduli atau akad jual-beli. Akad ini bisa dijalankan menurut syara’ yaitu harus disertai dengan kejelasan mengenai penjual, pembeli, objek yang akan diperjualbelikan, harga dan sebagainya.
3. Kepemilikan dan dan pengelolaan dana
Pada asuransi syariah, semua dana dimiliki oleh peserta asuransi. Sehingga perusahaan hanya memiliki peran sebagai pengelola dana saja tanpa memilik hal milik. Dana akan dikelola dengan maksimal untuk bisa mendapatkan keuntungan asuransi dengan transparan. Pada sistem pengelolaan dana ini biasanya akan melibatkan beberapa objek yang halal dan tidak bisa mengandung unsur keterpaksaan yang sesuai dengan syariat islam.
Sedangkan untuk asuransi konvensional, dana premi yang harus dibayarkan oelh nasabah sama dengan transaksi jual-beli pada umumnya. Dana ini dikelola sesuai denga perjanjian. Misalnya saja, bisa dialihkan sebagai biaya dan investasi atau berbagai pertimbangan lain sesuai dengan jenis produk asuransi yang sedang dipilih untuk bisa mendapatkan keuntungan secara maksimal.
4. Pengawasan dana
Pengawasan dana pada program asuransi bersifat sangat penting. Untuk tipe asuransi syariah akan melibatkan pihak ketiga yang dijadikan sebagai pengawas yaitu Dewan Pengawas Syriah yang bertugas mengawasi setiap proses transaksi perusahaa agar tetap memenggang teguh prinsip syariah.
Sedang untuk asuransi berbasis konvensional ini tidak memerlukan pihak ketiga sebagai pengawas khusus. Akan tetapi memegang prinsip jika setiap perusaah asuransi resmi dan terdaftar harus berjalan menurut kententuan atau peraturan Otoritas Jasa Keuangan ( OJK)
5. Dana Hangus
Dana hangus merupakan sebuah istilah yang terjadi apda saat tidak ada klaim dalam jangka periode asuransi yang sudah disepakati. Pada asuransi syariah tidak memberlakukan dana hangus. Dana akan tetap dapat diambil meskipun nantinya ada sebagian kecil yang harus diikhlaskan sebagai dana sosial.
Untuk asuransi konvensional, dana akan langsung hangus apabila periode polis sudah berakhir dan tidak sanggup untuk membayar premi yang sedang berjalan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *