Pantangan Pasca Operasi Caesar Yang Harus Kamu Hindari

Pantangan Pasca Operasi Caesar Yang Harus Kamu Hindari

TheKops February 15, 2020

Sering mendengar cibiran melahirkan baiknya adalah dengan jalan normal bukan Caesar. Nampaknya ungkapan tersebut perlu diluruskan kembali. Melahirkan dengan jalan apapun itu sama-sama mempunyai tingkat resiko yang tinggi, tidak bisa disandingkan satu dengan yang lainnya. Banyak yang beranggapan melahirkan dengan Caesar lebih mudah padahal melahirkan dengan Caesar sama beratnya. Caesar memiliki waktu pemulihan yang lebih lama, bahkan dalam proses pemulihannya banyak pantangan pasca operasi Caesar yang harus dijauhi. Rata-rata pemulihan untuk operasi Caesar membutuhkan waktu kurang lebih 3 bulan, tergantung kemampuan wanitanya sendiri juga. Untuk kamu yang sedang persiapan untuk melahirkan dan sudah merencanakan untuk operasi Caesar, artikel ini bisa kamu jadikan informasi tambahan. Hal apa saja yang perlu kamu hindari adalah

1. Berhubungan Seksual dengan pasangan
Selama masa pemulihan dari operasi Caesar, tidak dibolehkan untuk melakukan hubungan suami istri, baik itu hanya berupa rangsangan ataupun yang lainnya. Setelah operasi biasanya seorang wanita kurang bergairah untuk melakukan hubungan suami istri. Untuk suami sebaiknya menunggu setidaknya selama kurang lebih 2 bulan. Saat sudah 2 bulan, biasanya Rahim dan organ dalam sudah dalam keadaan semestinya dan kembali normal, pendarahan juga sudah berhenti. Saat semuanya sudah kembali normal, hubungan suami istri bisa dilakukan dengan baik.

2. Melakukan aktivitas fisik
Pasca operasi pasti banyak pantangan operasi Caesar yang harus di hindari, salah satunya adalah tidak melakukan aktivitas fisik. Disini bukan berarti kamu hanya bisa duduk santai dan berdiam diri di kamar sambil nidurin anak. Yang tidak diperbolehkan disini adalah melakukan aktivitas fisik yang berat seperti berolahraga. Berenang, yoga, fitness, dan aktivitas berat lainnya harus kamu hindari. Jika seputar melakukan aktivitas rumah seperti mencuci, mengepel, bersih-bersih rumah kamu masih bisa.

3. Diet ketat
Nah, untuk wanita yang sangat takut badannya jadi gemuk pasca melahirkan dan berupaya mengembalikannya dengan diet ketat sebaiknya ditahan dulu. Sebenarnya diet diperbolehkan pasca operasi, namun harus dengan pendampingan ahli dibidangnya. Mintalah saran dan anjuran yang baik dari dokter kepercayaanmu, karena jika salah tindakan itu bisa mempengaruhi produksi ASI untuk si kecil, bisa juga berpengaruh pada suasana hatimu dan ahirnya menyebabkan stress karena banyak pikiran. Kamu bisa mulai proses mengembalikan badan normal saat sudah lepas ASI atau melakukannya dengan perlahan tanpa ada tekanan dari manapun.

4. Angkat barang-barang
Luka jahitan pasca operasi Caesar pastinya juga membutuhkan waktu untuk kering, dan bukan waktu yang sebentar. Hindari untuk mengangkat barang-barang yang berat, apalagi beratnya melebihi berat bayimu. Bisa-bisa luka mu robek dan basah kembali, itu akan membuat proses pemulihanmu lebih lama dan mulai dari awal lagi. Itulah mengapa kamu membutuhkan bantuan dari orang lain, jika ada yang perlu dibantu berkaitan dengan angkat-angkat barang berat kamu bisa meminta bantuan mereka.

5. Tetap menjaga kebersihan badan
Pantangan pasca operasi Caesar selanjutnya adalah jangan jorok. Biasanya seorang wanita pasca melahirkan pasti akan merasa malas dan banyak memilih untuk rebahan saja di kamar. Hal yang paring sering diingatkan dokter saat pasien pasca melahirkan akan pulang adalah tetap menjaga kebersihan diri lebih khusus lagi luka pasca operasi Caesar. Disini kamu tidak perlu mengganti sendiri perban luka jahitan, biasanya itu akan dilakukan ketika kamu kontrol ke dokter. Pastikan saja area di sekitar luka pasca operasi tetap bersih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *